Related Posts
Menjaga Kualitas Susu Lewat Uji Laboratorium, Begini Keseharian Praktik Keinsinyuran Muchammad Bagus Hendra
Praktik Thursday, 6 August 2026
Muhammad Bagus Hendra, mahasiswa Program Studi Profesi Insinyur Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM), menjalani Praktik Keinsinyuran di Koperasi Susu Semesta sembari tetap mengelola usahanya sendiri, Mequine.id.
32 Tahun Berkarier sebagai Insinyur, Prof. Dr. Ir. Nurhayati Tempuh Jalur RPL di PPI Peternakan UGM
Alumni Thursday, 6 August 2026
Bagi Prof. Dr. Ir. Nurhayati, M.Sc.agr., IPU., menyandang gelar Insinyur adalah bentuk pengakuan resmi atas perjalanan karier panjang yang telah ditempuhnya. Nurhayati merupakan Dekan Fakultas Peternakan Universitas Jambi yang mengambil Program Studi Profesi Insinyur (PPI) Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Bermodal 32 Tahun Pengalaman untuk Mengambil Jalur RPL
Nurhayati menuturkan, keputusannya mengambil jalur RPL didasari oleh jejak pengalaman panjang yang telah ia miliki.
Menyeimbangkan Fast Track S2 dan Program Insinyur, Martina Josephine Cahayati Foenai Terjun Langsung ke Industri Ayam Petelur
Praktik Thursday, 6 August 2026
Bagi Martina Josephine Cahayati Foenai, S.Pt., bangku kuliah S1 dan S2 saja belum cukup untuk benar-benar memahami industri peternakan. Martina merupakan mahasiswa Program Studi Profesi Insinyur (PPI) Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) jalur reguler, yang menempuh pendidikan pada periode 2026–2027 — sembari menjalani studi fast track S2 di Fakultas Peternakan UGM, tempat ia juga menyelesaikan studi sarjananya pada 2025.
Bersiap Terjun ke Industri Feedlot: Cerita Muhammad Farhan Dwiokta Jelang Praktik Keinsinyuran di PT Juang Jaya Abdi Alam
Praktik Thursday, 6 August 2026
Ketertarikan pada bidang nutrisi dan pakan ternak membawa Muhammad Farhan Dwiokta, S.Pt. melangkah lebih jauh dalam perjalanan akademiknya. Farhan merupakan mahasiswa Program Studi Profesi Insinyur Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) jalur reguler, yang menempuh pendidikan pada periode 2025–2026, setelah sebelumnya menyelesaikan studi sarjana di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Ingin Diakui Negara sebagai Tenaga Profesional Keinsinyuran
Farhan menuturkan, keputusannya mengambil Program Profesi Insinyur berawal dari kesadaran akan besarnya tantangan yang akan ia hadapi ketika kelak terjun ke industri peternakan.
“Saya menyadari bahwa saya memiliki tantangan yang cukup besar ketika saya masuk di suatu industri peternakan nantinya,” ujarnya.